Lihat Semua

Lagi, Kades Disengketakan Warganya

Ditulis oleh : Administrator | Selasa, 29 Maret 2016


LAGI-lagi kepala desa (kades) disengketakan warganya.  Dan lagi-lagi kades di Kulon Progo. Apakah ini pertanda masyarakat Kulon Progo semakin mengerti dan memiliki kesadaran mengakses informasi publik?   Satu yang pasti, aduan sengketa informasi dari warga Kulon Progo terus meningkat, mendekati jumlah aduan warga Sleman.

Kali ini sengketa terhadap kades dilayangkan Harju Suprihatin.  Harju mengadukan Kades Glagah, Temon, gara-gara permintaan informasinya tidak ditanggapi.  Selasa (29/3) telah dilakukan sidang perdana yang sayangnya tidak dihadiri Kades Glagah Agus Parmono.   Majelis Komisioner dipimpin Suharnanik Listiana dengan anggota Dewi Amanatun Suryani dan Martan Kiswoto.

Sengketa berawal ketika pada 14 Desember 2015 Harju ingin melihat dokumen Letter C atas nama Somo Dikromo, R Siswo Harjono dan B Sudiyem yang ingin dilegalisir di Kelurahan Glagah.  Surat permohonan informasi diterima Supriyono W selaku Kepala Urusan Kemakmuran Pemdes Glagah. 

Pemdes memberikan jawaban secara lisan pada 15 Desember 2015.  Intinya, surat jual-beli tidak ada dan oleh karena itu Pemdes Glagah tidak mau melegalisir.  Karena tidak puas dengan jawaban tersebut, Harju melayangkan surat keberatan pada 21 Desember 2015 dan diterima Sekretaris Desa, Panti.   Sampai batas waktu yang ditentukan surat keberatan tersebut tidak juga ditanggapi.   Harju pun mengajukan sengketa informasi ke KI DIY.  Sengketa diregister pada 22 Februari 2015 dengan nomor 006/II/KIDIY-PS/2016.   

Pada sidang Selasa kemarin Harju hadir beserta kuasanya, Siti Aisyah, dan 3 orang pendamping dari ahli waris.   Kades Glagah Agus Parmono selaku Termohon tidak hadir dengan alasan sedang menangani bencana di wilayahnya.   Sidang akan dilanjutkan Jumat (1/4).

Jumat besok bisa hadir ya, Bu? Cukup hadir sekali saja pada proses mediasi, untuk sidang-sidang selanjutnya boleh diwakilkan kepada kuasa apabila kesehatan tidak memungkinkan,’’ kata Suharnanik kepada Harju yang terlihat sudah sepuh. (des)


Event