Lutfi ‘’Ketiban’’ Sepeda, Joget Terheboh Dapat Hadiah

Ditulis oleh : Administrator | Kamis, 28 September 2017

  


MELEWATI salah satu heritage unik di kawasan Alun-alun Kidul, Jalan Sehat Hari Hak Untuk Tahu (HHUT) 2017 berlangsung semarak pada Minggu pagi 24 September 2017. Heboh.  Bertabur hadiah.  Start dilepas oleh Kepala Dinas Kominfo DIY Rony Primanto Hari didampingi seluruh komisioner KID DIY dan 2 komisioner KIP Kepulauan Riau yang khusus datang ke Yogya menyemarakkan acara.

‘’Mari sama-sama menyukseskan jalan sehat ini. Jalannya santai saja, ikuti rambu dan petunjuk yang sudah dipasang panitia.  Mohon tertib dan jaga keamanan diri masing-masing. Di Plengkung Gading nanti tolong jaga sikap dan perilaku.  (foto) Selfie boleh tapi tetap jaga diri dan sikap,’’ pesan Rony sesaat sebelum mengibarkan bendera start.

Sekitar 200-an peserta – didominasi siswa/siswi SMA/SMK se-DIY – pun mengular menyeberangi Jalan Katamso menuju Jalan Mantrigawen Lor, mengelilingi Alun-alun Kidul, naik ke jalan tembus Pojok Beteng dan kembali ke KID DIY.   Di beberapa titik panitia memasang petunjuk arah yang dipadukan dengan beberapa pesan terkait keterbukaan informasi seperti Keterbukaan Bukan Ancaman, Berani Terbuka Hebat dan lain-lain.

Para peserta tidak hanya jalan, tetapi juga berkesempatan mengikuti lomba foto selfie.  Foto diupload dan dimention ke Instagram @KID_DIY dengan hashtag #JalanSehatHHUT2017. Pemenang ditunggu hadiah khusus: kompor listrik.

Beragam Hadiah

Tanggal peringatan HHUT atau International Right To Know Day sebenarnya 28 September.  Namun KID DIY memilih 24 September sebagai acara puncak.  Tahun ini KID DIY mengambil segmen para siswa/siswi SMA/SMK untuk menggelorakan hak akses infomasi publik yang merupakan nafas utama HHUT. 

Siswa SMA/SMK dipilih karena tahun 2018 mendatang KID DIY akan menyelenggarakan lomba Cerdas Cermat bertema keterbukaan informasi publik.  UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) perlu dikenalkan, supaya pada saatnya nanti mereka tidak gagal paham.

Selain didukung Diskominfo DIY, PPID Pemda se-DIY, Disdikpora DIY beserta Balai Dikmen Kabupaten/Kota se-DIY, Jalan Sehat juga disupport oleh Indosat Ooredoo, Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas ‘Aisyiah Yogyakarta (Unisa), ST MMTC, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) dan LSM.

Sekembali ke halaman Diskominfo sebagai titik finish, para peserta disambut hiburan orjen tunggal di panggung utama.  Tak jauh dari panggung utama, berdiri stand-stand sponsorship yang langsung diserbu para peserta.  Perpaduan yang pas: siswa SMA/SMK yang akan meneruskan kuliah dan stand perguruan tinggi yang siap menampung aspirasi siswa.

Rony Primanto Hari dan Ketua KID DIY Hazwan Iskandar Jaya membuka dengan orasi keterbukaan informasi.   “Keterbukaan harus menjadi budaya kita, oleh karena itu hari ini kita memperingati Hari Hak Untuk Tahu agar generasi muda mengetahui hak untuk memperoleh informasi publik,’’ tegas Rony.

Irwandy, komisioner KIP Kepri, juga naik panggung dan melontarkan kuiz berhadiah. “Apa nama ibukota dari Provinsi Kepulauan Riau?” tanyanya.

Peserta sangat antusias menjawab. Sayang, 2 orang salah memberikan jawaban, sampai kemudian Sekar dari SMA 7 Yogyakarta bisa menjawab dengan benar.  Sempat terjadi hujan gerimis saat acara berlangsung, namun tidak berlangsung lama sehingga peserta bisa kembali ke depan panggung.

Suharnanik Listiana, Komisioner KID DIY Bidang Advokasi Sosialisasi dan Edukasi (ASE) menyosialisasikan keterbukaan dengan melempar tanya, ‘’Sebutkan 5 informasi yang termasuk informasi publik?”  Peserta terdiam.  ‘’Kalau 5 kebanyakan ya sudah 3 saja,’’ ralatnya.  Seorang siswi naik panggung.  “Dana BOS, anggaran desa dan laporan keuangan,teriaknya, lantang. 

Peserta semakin bersemangat.  Juga penasaran, sebab hadiah utama berupa sepeda MTB belum diundi. Justru hiburan yang diperbanyak.  Para peserta merangsek ke depan panggung. Berjoget. Salah satunya, siswi sebuah SMA, terpilih menjadi penjoget terheboh dan beroleh hadiah khusus dari panitia.

Mengulur waktu agar rasa penasaran kian membuncah, panitia mengumumkan pemenang foto selfie terlebih dulu.  Juara II Shafnatasya dkk (SMK 3 Yogya), Juara I Fitri cs (SMA PGRI Kulon Progo).  ‘’Foto selfie-nya nanti akan kami jadikan salah satu cover buletin Tinarbuka edisi November,’’ janji Kasi Fasilitasi KIP Diskominfo Rakhmat Sutopo selaku penyunting Tinarbuka.

Puncak penarikan kupon doorprize pun tiba.  Hazwan naik ke panggung untuk mengambil kupon.  “Harap tenang.  Nomor yang  mendapat hadiah sepeda adalah .... nomor 281...’’ katanya lantang.

Semenit, dua menit, tak ada yang mengaku.  ‘’Eh, lha terbalik. Maksudnya nomor 182....’’ Hazwan tersenyum, meralat.

Dari belakang panggung muncul sosok anak kecil. Lutfi namanya.  Ia menggenggam kupon bertulis nomor itu.  ‘’Ke sini sama Bapak,’’ aku Lutfi, malu-malu. 

Kalau sudah jodoh memang tak kan lari ke mana.  Si Bapak, maksudnya orang tua Lutfi, ternyata awalnya hendak datang ke KID DIY menggunakan sepeda, dengan anaknya.  ‘’Eh lha kok tadi rada mendung, jadi saya urungkan.  Alhamdulillah ini malah dapat sepeda,’’ katanya.

Hadiah diserahkan oleh Hazwan didampingi komisioner lain, sekaligus menjadi penutup kemeriahan Jalan Sehat HHUT 2017.  (des)

 

 


Event

14 Agt
Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP)
Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik pada: HANYA UNTUK PESERTA ...
14 Agt
Talkshow TV : Hari Hak Untuk Tahu (HHUT) 2018
Talkshow TV Menyambut Hari Hak Untuk Tahu (HHUT) 2018 pada: Hari/Tanggal Selasa, ...
13 Agt
Sosialisai Basis (Keterbukaan Informasi Publik di Desa)
KID DIY menyelenggarakan Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik di basis desa (Sosialisasi ...