KID DIY dan Bank Indonesia Perkuat Sinergi dalam Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik

image

Selasa, 6 Oktober 2026, 15:16 WIB


YOGYAKARTA — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan audiensi ke Komisi Informasi Daerah (KID) DIY pada Selasa (6/10/2026). Pertemuan ini bertujuan mendiskusikan optimalisasi dan peningkatan kualitas layanan informasi publik, sekaligus memperkuat pertukaran pandangan terkait pengelolaan informasi yang lebih terstruktur dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Delegasi BI DIY yang dipimpin oleh Dian Wening selaku Manajer Informasi memaparkan beragam kanal layanan informasi yang telah tersedia. Akses tersebut mencakup laman resmi, aplikasi perpesanan/digital, fasilitas perpustakaan berisi artikel dan jurnal riset, hingga Pos Pelayanan Informasi Publik untuk permohonan langsung.

Dalam pemaparannya, Dian menyebutkan bahwa permohonan informasi formal yang masuk ke BI DIY tergolong minim dan jarang berujung pada sengketa informasi. Kondisi ini dinilai sejalan dengan masifnya publikasi data dan informasi yang sudah disajikan BI secara proaktif melalui kanal-kanal digitalnya.

Komitmen BI terhadap layanan informasi inklusif turut menjadi sorotan. BI DIY telah melengkapi sarana fisiknya dengan fasilitas ramah disabilitas, seperti akses kursi roda, serta menyertakan juru bahasa isyarat pada konten video di media sosial. Selain itu, BI juga konsisten menjalankan program literasi keuangan bagi pelajar dan mahasiswa penerima beasiswa.

Terkait perlindungan konsumen, BI memaparkan mekanisme pengelolaan pengaduan melalui sistem Customer Relationship Management (CRM). Setiap aduan diterima secara terpusat sebelum diteruskan ke unit kerja teknis terkait. Sistem ini memungkinkan pemohon memantau status penanganan aduan secara berkala dan transparan.

Menanggapi hal tersebut, KID DIY menegaskan kesiapan untuk terus mendampingi badan publik melalui advokasi, edukasi, dan penguatan tata kelola keterbukaan informasi. KID DIY menyarankan agar data profil pemohon informasi diklasifikasikan lebih terperinci guna memetakan tren kebutuhan masyarakat secara presisi.

Selain itu, KID DIY menyoroti pentingnya tata kelola informasi kebencanaan yang mencakup mitigasi prabencana, tanggap darurat, dan pascabencana. Mengingat DIY merupakan destinasi wisata utama, petunjuk evakuasi dan rambu kedaruratan diimbau turut menyertakan bahasa internasional serta ramah bagi kelompok rentan.

Melalui audiensi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam mendukung keterbukaan informasi publik, meningkatkan kualitas layanan informasi, serta mendorong tata kelola informasi yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Arinta)


logo

Komplek Dinas Komunikasi dan Informatika DIY Lantai II - Jln. Brigjen Katamso Komplek THR, Mergangsan, Yogyakarta 55152


STATISTIK PENGUNJUNG


Hari ini: 2
Total: 315070
Pengunjung Online: 1